1. Persiapan KIMODAMESI
22.10 PM
Tringg…
Handphone milik HsinChiao Chao berbunyi
menandakan ada pesan masuk
BoRu// Kita berkumpul di jembatan dekat danau untuk
melakukan gladhi bersih.
BoRu// Jangan sampai terlambat!
Begitu pesan grub members of Camp Bridge Curse, mereka sedang
menyiapkan event untuk mahasiswa baru.
HsinChiao Chao mulai berjalan menuju
jembatan dekat danau. Suasana kampus saat malam hari sangat mencekam dan
sedikit berasap.
“Akhirnya sampai juga, jalanannya jadi
lebih menakutkan saaat berjalan sendirian”
“Om mani padme hum… Om mani padme hum… Om
mani padme hum… Om mani padme hum…”
HsinChiao Chao menepuk pundak Tien Ming,
mahsiswa yang parnoan dan selalu membawa jimat kemana-mana.
Tuk..
“Wooaaahhhh… astaga kau mengagetkanku”
“heheheh” cengir HsinChiao Chao
Karena seluruh member berkumpul, ada HsinChiao Chao, Tien Ming,Wen Yao, Lin En, BoRu dan DeCyuan maka Kimodamesi (uji nyali) dimulai.
Dengan cara duduk di kursi yang ditalikan benang merah dan lonceng.
“Kamu sudah di sini, duduklah” perintah
BoRu.
HsinChiao Chao duduk dan DeCyuan menutup mata HsinChiao Chao dengan kain merah.
“Ini bukan ide yang bagus, perasaanku
tidak enak.”
“Tien Ming, jangan terlalu percaya
tahayul”
Krincingg…krincing...
HsinChiao Chao membuka kain penutupnya dan berjalan menuju menaiki tangga tanpa menghitung anak tangganya. Konon apabila dihitung tangga di jembatan yang awalnya 13 tiba-tiba bertambah 1, menjadi 14
Tiba-tiba saat HsinChiao Chao menginjak tangga terakhir
Srraakkkk…klekk..klek..klek
Tiba-tiba manekin kayu jatuh menggantung
tepat didepan HsinChiao Chao.
“Cepat lari!!!”
mereka semua lari berpencar. Akan tetapi HsinChiao Chao tiba-tiba tidak bisa bergerak, kakinya membeku.
“Aaaaaaaaaaahrgh!!!!”
manekin kayu itu berteriak kencang tepat didepannya.
HsinChiao yang kaget langsung bisa bergerak.
Dipikirannya saat ini hanya berlari dan bersembunyi di toilet terdekat di dalam labirin taman.
Hmmmm hmmm…
Senandung manikin sambil mencari HsinChiao Chao yang bersembunyi di dalam toilet.
deg...deg...deg
HsinChiao Chao menutup mulutnya, berharap ia tidak akan menjerit saat mengintip manekin itu melewati toilet.
Dirasa sudah aman, dia keluar dari toilet dan berjalan mencari teman-temannya.
Akan tetapi siapa yang tahu bahwa ternyata manekin yang telah dirasuki arwah wanita yang bunuh diri di jembatan itu masih mengejarnya membuat HsinChiao Chao harus berlari.
Alangkah terkejutnya ia saat melihat sosok rambut panjang, pakaian putih yang terbasahi oleh air, dan berjalan seperti zombie keluar dari toilet yang rencananya akan segera HsinChiao Chao gunakan untuk bersembunyi.
Kakinya melemas, ia jatuh ke tanah.
“Kumohon hentikan, maaf kan aku..” ucap HsinChiao
Chao ketakutan
Sosok itu berjalan pelan kearah HsinChiao
Chao
Tap…tap…Whusss
Arrggghhhhhh!!!
BERSAMBUNG
Sumber cerita: The Bridge Curse Road to Salvation

Wihhh, menarik!!
BalasHapusNextt kak 💚💚
TienMing adalah aku ketika jalan di jalanan gelap (komat-kamit mulu)
BalasHapustap tap wushhhh
BalasHapusAkhir nya bikin penasaran bangetttt
BalasHapus